Di Tengah Badai Pandemi Covid 29 Warga Girsang Berbenah Menuju “Desa Wisata Budaya Huta Girsang Danau Toba”

Bagikan:

Parapat|DTC

Di tengah Badai Covid-19 Pandemic, Huta Girsang ternyata mampu berusaha bangkit berbenah dengan Konsep Poda na 5 (5 Petuah) #PaiasDirim (Bersihkan Badanmu) #PaiasRoham (Bersihkan Hatimu) #Paias Paheanmu (Bersihkan Pakaianmu) #PaiasJabum (Bersihkan Rimahmu) #Paias Alamanmu (Bersihkan Halamanmu)

Pelaku Wisata Harianto Sinags mengatakan semua usaha ini dapat berjalan dengan Konsep #Marsirippa ((Gotong Royong) dengan bantuan Stimulus secara materi dari Ito (saudara perempuan) saya yang tinggal di Luar Negeri dengan suka rela membantu berbagi dengan mengirimkan Sembako, Memperbaiki Jalan, Membuat Perpustakaan Sekolah, Membagikan Benih Pohon Berbuah, Memberikan Pelatihan SDM anak anak Sekolah Dasar (Pelatihan Bahasa Inggris, Matematika, Etika) hingga banyak hal yang di bantu secara sukarela oleh saudara Perempuan ku Norma Sinaga dan Keluarga.

Semua dilaksanakan dengan sukerala dengan harapan semua warga di Girsang mau berbenah, bekerja bangkit menghadapi Adaptasi Kebiasaan baru di tengah Pandemics Covid-19

“Dukungan dan bantuan secara materi dan immaterial yang diberikan saudara di perantauan sungguh luar biasa, sementara di Desa desa daerah lainnya di Kawasan Danau Toba tidak ada yang memperbuat hal hal mulia seperti ini”, ujarnya

Bahkan kepada Pemerintah RI, melalui Menteri Parekraf, BPODT dan lintas sektor lainnya saya tidak segan dan malu menceritakan Tentang apa yang sedang kami perbuat di Huta Girsang
Huta Girsang sebagai Desa Wisata berbasis budaya yang sedang dikembangkan dengan Konsep Marsirippa (Gotong Royong)

Pengembangan Desa Wisata Budaya Girsang Kita Laksanakan karena Kita adalah pewaris dan atau sebagai Pendasar Haritase /Sipukka Huta di Girsang.(DTC)

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *