LSM KCBI Kota Medan Melaporkan Judi Tembak Ikan ke Mapolsekta Medan Labuhan 1Unit Meja Judi Tembak Ikan Kosong Berhasil Diamankan

Bagikan:

Danau-Toba.com, Medan – Masyarakat Lingkungan 14 Kelurahan Pekan Labuhan , meminta Polsekta Medan Labuhan agar menindak tempat lokasi perjudian tembak ikan yang berada di jalan Kol. Yos Sudarso Lingk.14 Kelurahan Pekan Labuhan. 3 tempat lokasi judi tembak ikan tersebut terletak di link.14 kelurahan Pekan Labuhan tersebut tepat dipinggir jalan KL.Yos Sudarso KM.18.5.lingk.14 Kel.Pekan Labuhan, masing masing yang dikelola oleh 1.(Ftr) 2 mesin judi tembak ikan. 2.(ST) 2 Mesin judi tembak ikan yang menyewa rumah kediaman (HS). Dan( Ftr ll) 1 mesin judi tembak kan yang menyewa rumah kediaman (HSN).
Lokasi perjudian tembak ikan yang sudah beroperasi maret 2021 tersebut, keberadaannya sangat mengganggu masyarakat lingkungan 14 Pekan Labuhan karena beroperasi nonstop selama 24 jam, bahkan selama bulan ramadhan mereka terus buka tanpa menghiraukan masyarakat lingk.14 yang resah dengan keberadaannya, disebabkan banyak maling yang berkeliaran dan mencuri dibeberapa rumah masyarakat yang tinggal di lingkungan 14 Kel.Pekan Labuhan.
Maka pada tanggal 25-05-2021 , Masyarakat Link.14 yang di wakili 15 Kepala Keluarga, mendatangi Kantor Kelurahan Pekan Labuhan meminta agar Lurah dapat menutup Lokasi Judi tembak ikan yang sangat meresahkan warga Masyarakat Lk.14 Tersebut. Kedatangan Masyarakat yang diterima oleh YOGIE selaku Ka.Urusan Kamtibmas Kelurahan Pekan Labuhan disebabkan Lurah Tidak ditempat, menyatakan kami (Pihak Kelurahan) Tidak dapat Berbuat apa sebab dibelakang Kantor Lurah Sendiri tepatnya diatas Benteng Sungai Deli Banyak juga tempat judi tembak ikan yang tak dapat mereka tutup. Dikarenakan ada oknum oknum petugas yang mem Back Up Keberadaan Tempat tempat perjudian tersebut walau sudah berkali kali dihancurkan masyarakat masih tetap dibuka kembali, beliau menyarankan agar Masyarakat membuat laporan tertulis ke Polsekta Medan Labuhan. Maka pada tanggal 27-5-2021 atas inisiatif Hanafi serta M.Nasir selaku tokoh masyarakat dibuatlah surat tertulis yang ditanda tangani 15 Kepala Keluarga masyarakat Lingk.14, yang isinya meminta kepada, Kelurahan, Polsekta, dan Babinsa , agar segera menutup dan menindak tegas tempat mesin judi tembak ikan yang berada di Lingkungan 14 tersebut.Surat tersebut di Polsekta Medan Labuhan diterima dibagian umum, dan Surat Laporan Masyarakat tersebut langsung di DISPOSISIKAN oleh Ka.Polsekta Medan Labuhan pada hari itu juga dengan, Nomor : B/353/V/2021 tanggal 27-05-2021. Yang isinya agar Menindak lanjuti serta mengamankan lokasi Judi yang dilaporkan Masyarakat tersebut, dan mereka menjanjikan akan secepatnya menutup lokasi judi tembak ikan tersebut.
Sampai dengan senin 31-5-2021 , belum ada juga tindakan atas lokasi Judi tembak ikan tersebut, sekira jam 08.30 masyarakat kembali datang ke Kelurahan Pekan Labuhan yang diterima Babinkamtibmas Kelurahan Pekan Labuhan Bapak DJ.MATANIARI, yang selanjutnya menyarankan perwakilan Masyarakat Pekan Labuhan kembali mendatangi MA. Polsekta Medan Labuhan untuk menanyakan perihal laporan Masyarakat tersebut, jam 09.30 di Bagian penerimaan surat Petugas langsung mengarahkan perwakilan Masyarakat Lingkungan 14 menemui Kanit Reskrim Iptu Andi Rahmadansyah agar menanyakan langsung kepada beliau, diruangan kantor Unit Reskrim Hanafi diterima oleh anggota Unit Reskrim dan menyatakan hari ini juga mereka akan ke TKP untuk menindaknya, namun masyarakat harus bersabar karena ada pekerjaan yang harus mereka selesaikan terlebih dahulu ,baru mereka dapat meluncur ke TKP yang dilaporkan masyarakat,namun hingga pukul .15.00 wib petugas belum juga datang ke TKP. Dan laporan masyarakat ke Polsekta Medan Labuhan di duga Bocor kepada Oknum Pengusaha judi tembak ikan yang dilaporkan Masyarakat Lingk.14 tersebut sehingga ada upaya mereka menyelamatkan mesin judi milik mereka sebelum petugas datang menggerebek Lokasi Judi tersebut, terbukti, pada pukul 11.06 wib satu unit Pick Up Grand Max warna hitam datang menjemput mesin judi milik (STR) dan pukul 14.00, 1 unit Pick Up Kijang warna merah datang menjemput mesin judi milik (FTR) dari Rumah (HS) yang mereka sewa untuk diamankan dari penggerebekan Petugas. Namun 1 mesin lagi milik (FTR II) masih berada dilokasi rumah (HSN) yang disewanya.
M.Nasir dan Hanafi, selaku tokoh masyarakat yang melaporkan kegiatan judi Tembak ikan tersebut merasa Kecewa dengan Kinerja Aparat Polsekta Medan Labuhan dan pada pukul 16.00 wib, mereka kembali mendatangi Polsekta Medan Labihanuhan dan langsung menuju ruangan Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan. Iptu Andi Rahmadansyah keduanya langsung diterima oleh beliau, dan beliau langsung turun beserta 4 orang anggotanya ke TKP, diTKP dtemukan lokasi sudah kosong hanya ditemukan 1 unit mesin Judi milik (FTR II) dirumah (HSN) yang tinggal Mejanya saja, dibantu beberapa orang Masyarakat barang bukti meja tersebut dimuat keatas mobil Pick Up Patroli milik Polsekta Medan Labuhan untuk dibawa ke Polsekta, barulah tak lama kemudian beberapa orang Personil aparat Kelurahan Pekan Labuhan Hadir dipimpin oleh  salah satu anggota Polsekta
Walaupun pihak pengelola Judi Tembak Ikan Sudah Membawa Mesin Judinya namun mereka yakin beberapa hari kedepan pasti para oknum pengusaha Judi Tembak Ikan Tersebut pasti akan memasukkan kembali mesin Judi, tersebut kelokasi itu kembali, dikarenakan besarnya omset yang mereka dapat dari usaha tersebut, namun kata Ka.nit ResKrim cepat laporkan kepada kami biar di tindak kata beliau kepada M.Nasir (R1/rel/ Hamdi)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *