Menteri UMKM RI Dukung Pengembangan Produk UMKM di Destinasi Wisata Parapat

Bagikan:

Parapat |DTC

Menteri UMKM RI Teten Masduki dukung pengembangan produk UMKM dan kebangkitan UMKM di kawasan Destinasi Wisata Danau Toba Parapat di tengah Adaptasi Baru, Rabu (26/8/2020).

Menteri terkesima saat merasakan Bolu Durian produk UMMK di Coffee Lounge Tourist Informasi (Coffee Lounge standard bintang 4 di Kaki Lima) yang dikelola Harianto Sinaga SE.
Menteri Koperasi dan UKM mendukung pengembangan lima produk destinasi wisata, salah satunya homestay di Parapat Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara sebagai pendukung destinasi wisata Danau Toba.

“Kami mendapat tugas dari Presiden untuk menyiapkan lima produk wisata yang banyak melibatkan UMKM, salah satunya adalah homestay, dan di Parapat ini homestay sangat potensial sebagai bagian dari destinasi wisata Danau Toba,” kata Teten Masduki, dalam kunjungan kerjanya di Parapat Kab Simalungun Sumut, Selasa (25/8/2020).

Selain homestay, produk wisata lain yang disiapkan adalah kuliner, oleh-oleh, wisata alam dan supply terhadap kebutuhan keempat produk wisata itu.

Teten menilai dalam dialog dengan pelaku UMKM di Parapat, sudah ada perkembangan yang bagus. Seperti pendekatan pasar dari UMKM disini sudah cukup bagus, market disini adalah menengah ke bawah, sehingga harga produk UMKM seperti sovenir, restoran atau cafe juga menyesuaikan sesuai yang bisa terjangkau oleh pasar atau para wisatawan.

Ia menyarankan untuk ke depan masyarakat di sekitar Parapat bisa menyediakan satu atau dua kamar sebagai homestay. Sehingga masyarakat juga bisa menikmati dampak positif dari perkembangan pariwisata khususnya di Danau Toba.

“Saya juga menyarankan agar mereka para pemilik homestay untuk berkoperasi sehingga pendampingan dan pembinaan dari pemerintah akan lebih mudah,” ujarnya.

Lebih lanjut Teten mengatakan untuk bisa menjadikan satu tempat sebagai destinasi wisata yang maju, diperlukan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah (Pemda).

“Tentu kita butuh kerjasama itu. Di Parapat ini menurut saya keterlibatan Pemda dalam estate manajemen saya kira perlu. Misalnya bagaimana penataan UMKM, tempat kuliner, arus lalu lintas dan sebagainya sehingga wilayah ini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik,” jelasnya.

Ia pun menjanjikan pihaknya dan juga Kementerian/Lembaga di Pusat akan mendukung Pemda dalam memajukan destinasi wisata di wilayahnya masing-masing khususnya di Parapat ini.

“Kami mungkin bisa membantu dari segi pelatihan SDM supaya benar benar penduduk Parapat ini bisa lebih bagus lagi dalam mengelola destinasi wisata. Kami juga akan mengajak Kementerian lain seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian BUMN untuk mensupport Pemda dalam mengelola destinasi wisata,” ujar Teten Masduki.(DTC)

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *