Wagner Damanik Programkan Simalungun Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

Bagikan:

 

 

Irjen Pol (Purn) Drs Maruli Wagner Damanik MAP.(FotoFoto Ist)

Simalungun |DTC

Calon Bupati Simalungun Wagner Damanik tawarkan Program menjadikan Simalungun jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
Program itu merupakan terjemahan dari
Program Jokowi untuk Pengembangan Danau Toba yang telah menetapkan Danau Toba sebagai Pengembangan kawasan pariwisata super prioritas.

Salah satu program adalah peningkatan kapasitas jalan pariwisata dimulai dari Haranggaol – Tigaras – Tanjung Unta (Tambunrea) – Sipolha -Tanjung Dolok hingga ke Parapat.

Untuk mewujudkan program itu Wagner Damanik seorang Purnawirawan Perwira Tinggi Polri dan pernah menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hankam  Lemhanas RI akan proaktif mengambil manfaat dari kebijakan pemerintah.

Selain program nasional juga akan membangun jaringan internasional. Seperti kerjasama antara Australia dengan Indonesia berupa peningkatan jalan jalan pariwisata yang disebut dengan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

Program itu sudah berjalan untuk peningkatan jalan di Semeru Jatim, Wakatobi Sulawesi Tenggara, Labuhan Bajo NTT dan Belitung.

Wagner Damanik optimis kalau program peningkatan jalan itu dilakukan di Haranggaol menuju Parapat. Maka banyak event yang bisa diselenggarakan seperti halnya Marathon, Goes Fun Bike dan kegiatan lainnya yang berskala lokal, nasional, regional dan internasional.

Ketika jalan pariwisata ini kita perbaiki maka event lomba akan bisa laksanakan sepanjang tahun
(menjadi kalender pariwisata).

Dengan demikian ekonomi masyarakat diawali dari Haranggaol, Tigaras, Tanjung Unta, Sipolha dan Parapat akan meningkat dan juga tidak kalah pentingnya investor akan datang untuk investasi di sepanjang jalan pariwisata tersebut.

Setelah fasilitas jalan pariwisata terwujud maka paling utama dilakukan menjaga kearifan lokal sebagai aset berharga yang ada di kawasan wisata.

Kalau hal ini bisa terwujud maka Simalungun akan menjadi “Pintu Gerbang Geopark Kaldera Toba” (Kawasan Danau Toba).
Wagner Damanik telah membuat program itu sebagai program khusus dalam visi misinya yaitu untuk Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan mendukung Pariwisata Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas dengan mengembangkan destinasi wisata baru berbasis Alam dan Budaya Lokal.
Even wisata adalah penyelenggaraan even kearifan lokal.
Program itu nantinya akan masuk dalam
Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPDA) Kab Simalungun.

“Kalau masyarakat Simalungun memberi mandat untuk memimpin Simalungun maka Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata menjadi program utama’, ujarnya.(LS)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *